Bagaimana Cara Menggunakan Kartu Indonesia Sehat?

Kartu Indonesia Sehat (KIS) hampir mirip seperti karu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Akan tetapi keduanya memiliki perbedaan yang mendasar dari sasaran penggunaan, fasilitas yang diberikan, manfaat, dan syarat penggunaan. BPJS hanya bisa digunakan saat sakit, perlu iuran pembayaran tiap bulan, dan hanya bisa digunakan pada fasilitas kesehatan yang telah terdaftar. Sedangkan KIS dibuat khusus untuk masyarakat golongan kurang mampu dan bisa digunakan untuk pencegahan maupun pengobatan. Selain itu KIS juga tidak perlu membayar iuran serta bisa digunakan di semua fasilitas kesehatan. Lalu, bagaimana cara menggunakan KIS? Simak penjelasan berikut.

Syarat untuk mendapatkan Kartu Indonesia Sehat

Untuk mendapatkan KIS, terdapat beberapa syarat. Tidak semua orang bisa mendapatkan KIS sebab memang ditujukkan untuk golongan tertentu saja. Berikut ini beberapa syarat yang perlu dipenuhi untuk melakukan proses pendaftaran KIS.

  • Siapa yang boleh mendaftar?

Keluarga yang mendaftarkan KIS bukan pekerja penerima upah (PBPU). Anda juga tidak dapat mendaftarkan KIS untuk diri sendiri. Seluruh anggota keluarga yang terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) wajib didaftarkan. 

  • Dokumen yang perlu dilengkapi

Beberapa dokumen perlu dipersiapkan untuk bisa mendapatkan KIS. Beberapa dokumen tersebut mencakup Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau KK atau surat keterangan domisili, serta pas foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak satu lembar. Anda juga nantinya perlu menandatangani surat pernyataan agar bisa mendapat KIS.

  • Lokasi pendaftaran

Jika semua dokumen telah dipersiapkan, maka Anda dapat mendatangi kantor BPJS terdekat dari lokasi tinggal Anda. Pastikan Anda datang awal dan tidak mendekati jam tutup agar proses administrasi dapat diproses dengan baik.

  • Persyaratan lainnya

Pendaftaran dapat diwakilkan jika memang terdapat kendala tertentu. Akan tetapi, perlu adanya surat kuasa bermaterai agar pendaftaran dengan perwakilan bisa dilakukan. Selain itu, anak angkat juga dapat didaftarkan dengan bukti sah dari pengadilan.

Cara menggunakan Kartu Indonesia Sehat

Setelah mendapatkan KIS, Anda sudah bisa menggunakannya. Cara menggunakan KIS tidaklah rumit. Anda hanya perlu mendatangi fasilitas kesehatan 1. Nantinya Anda akan mendapat pelayanan kesehatan secara gratis. Berikut cara menggunakan KIS yang sebaiknya Anda pahami.

  • Membutuhkan KTP asli dan KIS

Untuk mendapatkan fasilitas kesehatan gratis, Anda perlu menunjukkan KTP asli dan KIS. Apabila kedua hal tersebut hilang, Anda perlu membuat surat kehilangan terlebih dahulu ke kantor polisi untuk melakukan pengurusan dokumen baru. Tanpa KTP asli dan KIS maka pengobatan gratis tidak bisa didapatkan.

  • Pendataran khusus KIS

Ketika berada di fasilitas kesehatan, Anda perlu mendatangi petugas atau loket khusus yang menangani pendaftaran khusus untuk pemegang KIS. Bagian pendaftaran untuk pemegang KIS biasnaya berbeda dengan pendaftaran di loket umum.

  • Menunggu antrian

Setelah melakukan pendaftaran, Anda perlu menunggu antrian untuk diperiksa. Anda akan mendapat rujukan jika memang diperlukan misalnya harus menemui poli tertentu dengan dokter spesialis sebab penyakit tidak dapat ditangani oleh dokter umum.

  • Penggunaan khusus kondisi darurat

Dalam kondisi darurat, surat rujukan tidak diperlukan. Anda dapat mendatangi rumah sakit tipe apa saja yang terdekat dengan lokasi tinggal Anda dengan membawa KIS dan KTP.

Memiliki KIS tentu dapat memberikan banyak manfaat bagi Anda. Pemegang KIS tidak perlu membayar biaya iuran bulanan. Selain itu, KIS dapat digunakan untuk mendapatkan layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia tanpa perlu rujukan seperti pada penggunaan BPJS. Menariknya lagi, KIS ini tidak hanya bertujuan untuk membantu pengobatan saja namun juga termasuk untuk pencegahan penyakit seperti vaksinasi.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>