Category Hidup Sehat

Bagaimana Cara Menghitung HPL yang Tepat?

Tentunya kelahiran sang buah hati sudah sangat dinantikan bagi setiap calon orang tua. Tidak jarang calon orang tua mencari tahu perkiraan tanggal persalinan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kedatangan sang buah hati. Untuk memperkirakan tanggal persalinan atau hari perkiraan lahir (HPL) terdapat beberapa cara menghitung HPL secara mandiri atau melalui konsultasi dengan tenaga medis.

CARA MENGHITUNG HPL SECARA MANDIRI

Perlu diperhatikan bahwa umumnya kehamilan berlangsung sekitar 38-40 minggu (280 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Dari HPHT, kita dapat menghitung HPL bergantung apakah Anda memiliki siklus haid teratur atau tidak teratur. Bila Anda memiliki siklus haid teratur Anda dapat menggunakan rumus Naegele untuk menghitung HPL seperti di bawah ini:

Contoh, bila HPHT Anda tanggal 1 Januari 2020, maka tambah sebanyak 7 hari menjadi 8 Januari 2020. Kemudian, kurangi dengan 3 bulan (dengan tahun yang sama) maka Anda akan mendapatkan HPL 8 Oktober 2020. Bila HPHT Anda tanggal 1 Mei 2020, maka lakukan penghitungan yang sama (dengan tahun ditambah satu) maka akan didapatkan HPL 8 Februari 2021.

Sementara itu, bagi wanita yang tidak memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur maka dapat menggunakan rumus Parikh untuk mendapatkan HPL, yaitu:

Contoh, bila HPHT Anda adalah 1 Maret 2020 dengan lama siklus menstruasi 35 hari maka digunakan rumus Parikh untuk mendapatkan hpl. Tanggal 1 Maret 2020 ditambahkan 9 bulan menjadi 1 Desember 2020 kemudian ditambahkan 14 hari (dari 35 hari – 21 hari) maka didapatkan HPL 15 Desember 2020.

Perlu diketauhi, baik rumus Naegele dan rumus Parikh dapat saja tidak akurat. Hanya 5 dari 100 wanita yang melahirkan bayinya sesuai dengan HPL. Namun, dengan menghitung HPL Anda dapat memperkirakan kapan minggu persalinan terjadi.

Bila Anda tidak mengetauhi atau lupa dengan HPHT Anda, dokter dapat mencari tahu HPL dengan melakukan beberapa pemeriksaan kapan kira-kira bayi Anda lahir dengan USG atau dengan mengukur ketinggian fundus uteri. Anda dapat melakukan hal tersebut sembari melakukan kontrol kehamilan rutin yang juga penting dilakukan selama masa kehamilan untuk mencegah komplikasi selama kehamilan.

Read more

Apakah Granola Benar-Benar Baik untuk Kesehatan?

Read more