Category Kulit dan Kecantikan

Mengatasi Jerawat di Leher yang Tak Kunjung Hilang

Memiliki jerawat di leher dapat mengganggu penampilan

Jerawat bisa timbul dimana saja. Umumnya jerawat muncul di muka, badan, dan pada kasus yang jarang terjadi di area leher.

Mengatasi jerawat di leher sama seperti mengatasi jerawat pada umumnya. Anda tidak disarankan untuk memencet jerawat karena dapat meninggalkan bekas hitam. 

Sebelum Anda melakukan perawatan, ada baiknya mengetahui penyebab dan mengenali tipe jerawat Anda terlebih dulu.

  • Jerawat yang disebabkan komedo putih atau hitam. Jerawat ini termasuk ke dalam tingkatan ringan sehingga mudah diatasi.
  • Jerawat nodul.
  • Jerawat cystic, disebabkan oleh produksi minyak berlebih dan penumpukan kulit mati. Jerawat ini termasuk ke dalam kategori berat yang hanya bisa diatasi oleh dermatologis.
  • Fungal acne, disebabkan oleh jamur Pityrosporum atau disebut juga dengan malassezia. 

Penyebab jerawat di leher

Beberapa penyebab umum munculnya jerawat di leher yaitu:

  • Tidak rutin mencuci area leher, terutama saat berkeringat.
  • Menggunakan produk yang dapat menutupi pori-pori seperti make up.
  • Rambut panjang yang menutupi dan menggesek area leher.

Jerawat di leher juga bisa disebabkan oleh perubahan hormon, stres, efek samping diet dan penggunaan obat-obatan, maupun genetika.

Cara mengatasi jerawat di leher

  1. Tidak memencet jerawat

Tangan merupakan area yang mengandung paling banyak kuman dan bakteri. Menyentuh dan memencet jerawat dengan tangan dapat memindahkan bakteri dari tangan ke wajah.

Memencet jerawat juga bisa meninggalkan bekas kehitaman, membuat pori-pori besar, dan menghasilkan jaringan parut. Jika sudah begini, Anda akan kesulitan menghilangkan bekasnya.

  1. Mencuci wajah secara teratur

Mencuci wajah dua kali sehari, terutama saat berkeringat, disarankan untuk menghilangkan minyak berlebih. Ketika mencuci wajah, jangan lupa untuk mencuci area leher karena leher merupakan area lipatan yang juga memiliki kelenjar minyak.

Jangan mencuci wajah lebih dari dua kali sehari karena dapat mengiritasi kulit, menjadikan kulit lebih sensitif sekaligus memperburuk jerawat.

  1. Mengompres dengan air hangat

Mengompres air hangat dipercaya dapat meredakan jerawat yang meradang dan mempercepat pemulihan. 

Rendam handuk atau kain dengan air hangat kuku, lalu kompres di area berjerawat selama 10 sampai 15 menit. Anda bisa melakukan cara ini beberapa kali per hari sampai jerawat mereda.

  1. Menggunakan krim jerawat

Kini banyak krim oles, gel, atau losion yang diformulasikan untuk meredakan jerawat. Beberapa bahan yang bisa digunakan untuk mengatasi jerawat di leher yakni:

  • Benzoil peroksida

Umum ditemukan pada produk perawatan anti-jerawat dan berfungsi membunuh bakteri penyebab jerawat serta mengurangi bengkak akibat jerawat.

  • Asam salisilat

Berfungsi mengeringkan kulit dan mengikis permukaan kulit yang berjerawat. Banyak ditemukan pada obat totol jerawat.

  • Sulfur

Berfungsi membunuh bakteri yang menyumbat pori-pori. Menggunakan sulfur dapat meninggalkan noda kehitaman bekas jerawat.

  • Retinoid

Terbuat dari vitamin A dan banyak ditemukan pada produk perawatan wajah. Retinoid tersedia dalam bentuk krim, gel, dan losion. 

  1. Melakukan chemical peeling

Chemical peeling adalah prosedur pengelupasan kulit atau eksfoliasi menggunakan bahan-bahan kimia. Pengelupasan kulit akan mengangkat sel kulit mati sehingga menghasilkan permukaan kulit yang lebih halus.

Chemical peeling digunakan sebagai prosedur perawatan untuk mengatasi flek dan noda hitam akibat paparan matahari, mengatasi jerawat, memudarkan noda bekas jerawat, dan mengurangi garis halus.

Asam salisilat dan asam laktat adalah jenis chemical peeling terbaik untuk mengatasi jerawat. Untuk memudarkan bekas luka, chemical peeling yang digunakan adalah asam trikloroasetat.

Jika jerawat di leher Anda tidak kunjung sembuh setelah melakukan banyak cara, ada baiknya untuk mengunjungi dokter. Beberapa jenis jerawat memang sulit diatasi dan membutuhkan dokter.

Lebih lanjut, dokter akan meresepkan obat minum atau oles, dan menyarankan beberapa perawatan seperti terapi cahaya atau ekstraksi.

Read more

Manfaat dan Efek Samping Benzyl Alkohol

Ada berbagai macam kandungan yang dapat menjaga kesehatan kulit, salah satunya termasuk benzyl alkohol. Bagi Anda yang tidak tahu apa itu benzyl alkohol, pada dasarnya kandungan tersebut merupakan kandungan yang sering digunakan sebagai produk kosmetik.

Mengapa Perlu Menggunakan Benzyl Alkohol?

Benzyl alkohol telah digunakan dalam berbagai jenis kemasan, ada yang dijual sebagai pembersih wajah, make up, dan lain-lain.

Banyak produk yang menggunakan benzyl alkohol karena memiliki bahan yang beraroma sedikit manis. Selain itu, benzyl alkohol juga dapat digunakan sebagai bahan pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme secara berlebihan dalam produk yang dapat memicu infeksi.

Benzyl alkohol juga dapat Anda gunakan sebagai obat untuk mengobati kutu rambut. Tidak hanya memiliki aroma yang bagus pada tubuh, namun juga dapat memberikan kelebihan pada pengguna.

Apa Saja Manfaat Benzyl Alkohol?

Beberapa orang mengklaim bahwa mereka cenderung menggunakan produk yang berbahan benzyl alkohol karena dapat menjaga kondisi kulit mereka secara optimal. Namun tidak hanya itu. Berikut adalah berbagai manfaat yang Anda peroleh jika Anda menggunakan benzyl alkohol:

  • Memiliki sifat antioksidan

Benzyl alkohol memiliki sifat antioksidan dimana bahan tersebut mampu menjaga kondisi kulit manusia dari radikal bebas.

  • Mengurangi kekentalan dalam produk kosmetik

Selain menjaga kondisi kulit, benzyl alkohol juga mampu mengurangi kekentalan dalam produk kosmetik. Sebuah studi menyatakan bahwa produk yang menggunakan benzyl alkohol adalah produk yang jauh lebih mudah digunakan dibandingkan dengan produk yang menggunakan bahan yang kental.

  • Memberikan aroma

Benzyl alkohol juga dapat memberikan aroma sedikit manis secara alami pada produk. Sebagian orang memilih produk seperti ini karena juga dapat memberikan kesegaran bagi tubuh mereka.

  • Pelarut bahan

Benzyl alkohol juga dapat digunakan sebagai pelarut bahan karena diproduksi dalam kemasan cair. Bahan tersebut juga mampu melarutkan bahan-bahan lainnya yang digunakan dalam formula pada produk tertentu.

  • Menstabilkan formula produk

Benzyl alkohol juga diklaim sebagai bahan yang mampu mencegah kerusakan oksidatif sebuah produk. Hal tersebut juga dapat membantu produk tersebut bekerja lebih efektif dalam waktu yang lebih lama.

  • Pengawet alami

Benzyl alkohol juga dianggap sebagai pengawet alami karena bahan tersebut mampu membunuh mikroba, khususnya parasit. Tidak hanya itu, jika manusia ingin menggunakan bahan benzyl alkohol, produk yang menggunakan bahan tersebut dijual dalam kemasan yang lebih besar dibandingkan dengan produk yang tidak menggunakan bahan pengawet. Hal tersebut dapat membantu manusia menjaga kondisi kulit dalam waktu yang lebih lama.

Efek Samping

Selain manfaat yang disebutkan di atas, Anda juga perlu tahu bahwa benzyl alkohol sama seperti bahan lainnya dimana bahan tersebut juga dapat menimbulkan efek samping pada tubuh.

Seseorang yang menggunakan benzyl alkohol secara berlebihan dapat memicu iritasi, kulit kemerahan, dan gatal pada kulit. Efek tersebut biasanya terjadi pada bagian kulit yang dioleskan dengan produk berbahan benzyl alkohol.

Untuk mencegah masalah seperti ini, setiap orang dianjurkan untuk tidak menggunakan bahan benzyl alkohol pada area mata, karena dapat memperburuk kondisi mata. Jika Anda mengalami kondisi seperti ini, Anda sebaiknya periksa diri ke dokter.

Kesimpulan

Benzyl alkohol merupakan bahan yang dapat Anda gunakan jika ingin merawat kulit. Anda juga perlu menggunakannya dengan hati-hati, karena dapat menyebabkan iritasi, terutama pada bagian mata. Jika kondisi yang dialami memburuk, Anda perlu konsultasikan masalah tersebut dengan dokter. Dokter akan membantu Anda mengatasi masalah yang Anda alami dengan penanganan yang lebih tepat.

Read more

Masker Alami

Masker alami untuk menghilangkan jerawat dan klaim di baliknya

Salah satu cara agar seseorang dapat menjaga kulit wajah dengan baik adalah dengan menggunakan masker. Anda dapat membeli masker baik melalui toko maupun secara online. Anda juga sebenarnya dapat membuat masker alami.

Anda cukup hanya menggunakan bahan-bahan yang digunakan di dapur berupa kunyit, madu, teh hijau, dan zaitun. Jika Anda punya bahan-bahan seperti ini, Anda dapat memulai membuat masker sendiri.

Ada berbagai masker alami yang dapat Anda coba di rumah untuk memberikan sensasi yang nyaman pada kulit wajah Anda. Berikut adalah cara-cara yang dapat Anda lakukan:

  1. Masker kunyit dan madu

Kunyit dan madu adalah salah satu kombinasi yang sebaiknya Anda coba, karena kunyit memiliki sifat antiradang, dan madu merupakan bahan antioksidan. Kedua bahan tersebut dapat digunakan untuk menenangkan kulit yang meradang dan mencegah terjadinya jerawat.

Anda perlu menggunakan kedua bahan ini dengan takaran sebanyak setengah sendok teh kunyit dan 1 sendok makan madu. Anda campurkan kedua bahan tersebut, kemudian oleskan ke wajah Anda. Setelah itu, Anda diamkan selama 10 hingga 15 menit, lalu Anda bilas wajah Anda hingga bersih.

  1. Masker gel lidah buaya dan kunyit atau teh hijau

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan menggunakan gel lidah buaya dan kunyit atau teh hijau. Lidah buaya dapat digunakan untuk menenangkan kulit wajah dan mencegah terjadinya jerawat.

Anda dapat mencampur gel lidah buaya dengan kunyit atau teh hijau untuk mencegah kulit sensitif. Anda perlu campurkan bahan-bahan tersebut dan oleskan ke wajah Anda. Setelah itu, Anda tunggu selama 15 hingga 20 menit. Lalu, Anda bilas wajah Anda sampai bersih.

  1. Masker tea tree oil dan minyak pelarut

Anda dapat menggunakan tea tree oil dan minyak pelarut untuk membersihkan wajah Anda. Tea tree oil dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat. Tea tree oil juga memiliki sifat antibakteri dan antiradang.

Anda hanya perlu meneteskan sedikit tea tree oil ke tetes minyak pelarut. Minyak pelarut yang dapat digunakan adalah minyak zaitun, minyak jojoba, dan minyak sweet almond. Setelah itu, Anda pijat ke bagian wajah Anda dengan campuran tea tree oil dan minyak pelarut. Setelah itu, Anda diamkan selama 5 hingga 8 menit, kemudian Anda bersihkan wajah Anda dengan handuk hangat.

  1. Masker tea tree oil dan clay mask

Anda juga dapat menggunakan tea tree oil dengan clay mask. Anda perlu tuangkan ke clay mask sebanyak 1 hingga 2 tetes. Anda dapat menggunakan kedua bahan tersebut untuk membuat pembatas antara kulit dengan zat yang dapat menimbulkan iritasi.

  1. Masker witch hazel, air mawar, air teh putih, dan clay mask

Witch hazel adalah bahan lain yang dapat Anda gunakan untuk mencegah kulit berminyak. Tidak hanya itu, witch hazel juga memiliki sifat antibakteri dan antiradang untuk mengatasi jerawat pada kulit wajah.

Anda dapat mencoba mencampurkan beberapa tetes witch hazel dengan air mawar atau air teh putih. Setelah itu, air tersebut dicampurkan ke bentonite clay mask. Kemudian Anda aplikasikan clay mask ke wajah Anda, dan biarkan selama 10 menit. Setelah itu, Anda bersihkan wajah Anda dengan lembut dan menggunakan handuk basah yang bersih.

  1. Masker kayu manis dan madu

Kayu manis dan madu dapat Anda gunakan untuk melawan bakteri dan mengurangi peradangan dimana masalah tersebut dapat memicu jerawat pada kulit wajah. Anda hanya perlu mencampurkan 1 sendok teh kayu manis dan 2 sendok makan madu. Setelah itu, Anda oleskan ke wajah Anda dan biarkan selama 10 hingga 15 menit. Kemudian Anda bilas wajah Anda dan tepuk-tepuk sampai kering.

Itulah bahan-bahan yang bisa Anda coba di rumah untuk membuat masker alami. Langkah-langkahnya cukup mudah untuk dilakukan. Jika Anda telah mencoba bahan-bahan yang disebutkan di atas, namun hasilnya tidak baik, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Read more

7 Tips Perawatan Kulit Psoriasis

Menderita psoriasis tentunya membuat Anda merasa tidak nyaman dengan rasa gatal dan radang yang muncul pada bagian tubuh. Perawatan kulit untuk psoriasis sebenarnya dapat dengan mudah dilakukan sebagai salah satu penyembuhan dan menenangkan peradangan kulit tersebut. Dalam artikel ini Anda dapat mengetahui rutinitas perawatan yang dapat dilakukan.

  1. Jaga Kelembapan Kulit

Hal yang paling pertama untuk merawat kulit psoriasis adalah menjaga kelembapan kulit. Menjaga kulit tetap lembab biasanya akan membantu mengurangi rasa gatal karena kulit terasa kering, kemerahan, dan rasa nyeri. Pilihlah pelembab sesuai dengan tipe kulit Anda. Mungkin Anda bisa mencoba salep untuk mengunci kelembapan, atau memakai losion yang lebih tipis dan mudah diserap kulit.

  • Mandi Air Hangat

Mandi dengan air hangat dan sedikit campuran sabun dengan kandungan susu dapat membantu Anda melembapkan kulit. Mandilah selama 15 menit di bawah air yang hangat. Anda bisa menambahkan minyak, oatmeal yang ditumbuk dengan halus, atau garam Epsom untuk Anda mandi. Jagalah air agar tetap hangat, karena suhu air yang panas dan sabun yang keras akan membuat kulit Anda menjadi sensitif.

  • Penyembuhan dengan Sinar Matahari

Salah satu perawatan kulit untuk psoriasis adalah dengan sinar matahari. Ultraviolet yang memancar dari matahari dapat memperlambat pertumbuhan sel kulit mati. Berjemurlah selama dua hingga tiga kali dalam seminggu. Gunakan tabir surya untuk menjaga kesehatan kulit.

  • Bersantai

Para peneliti mengatakan bahwa stres dapat mengakibatkan psoriasis dan rasa gatalnya semakin parah. Beberapa orang biasanya mencoba perawatan antistres dengan menenangkan diri. Ada banyak cara untuk menurunkan stres. Salah satunya membangun hubungan dengan orang terdekat seperti sahabat dan keluarga. Melakukan olahraga seperti yoga, meditasi, dan menghirup udara lebih dalam juga dapat membantu Anda.

  • Pilih-pilih Produk Perawatan

Saat Anda melakukan perawatan kulit untuk psoriasis, hindarilah produk dengan kandungan alkohol, sabun deodoran, acid, dan beberapa jenis sabun laundry. Bahan-bahan tersebut akan membuat kulit Anda semakin sensitif. Kemudian, cobalah untuk berhati-hati dengan bahan kain dari pakaian yang Anda gunakan. Pastikan pakaian Anda berbahan lembut dan nyaman.

  • Jangan Menggaruk

Ketika Anda merasa gatal, tentunya hal pertama yang ingin dilakukan adalah menggaruknya. Namun sebenarnya, menggaruk merupakan salah satu yang dapat membuat kulit terkelupas secara perlahan dan menyebabkan iritasi. Usahakan kuku jari tetap pendek dan bersih. Gunakanlah losion untuk mengatasi kulit yang terasa gatal

  • Hindari Rokok dan Alkohol

Jika Anda adalah perokok aktif atau mengonsumsi alkohol, maka segera hentikan kebiasaan tersebut. Merokok dapat menyebabkan area psoriasis Anda semakin melebar. Konsultasikan dengan dokter untuk mencari cara menghentikan kebiasaan Anda tersebut. Itulah 7 perawatan kulit untuk psoriasis yang dapat Anda lakukan dengan mudah untuk meredakannya.

Read more