Ini yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Vulnus Laceratum

Vulnus laceratum atau laserasi adalah luka robek pada kulit akibat benda tajam. Laserasi bisa terjadi di bagian tubuh mana saja. Vulnus laceratum dapat terjadi karena terjatuh, terkena sayatan tipis dan tajam, terkena ranting pohon, terkena batu, dan lain sejenisnya, sehingga menimbulkan luka robekan di kulit. Umumnya, perawatan yang diberikan bergantung pada tingkat keparahan atau kedalaman lukanya. Jika Anda mengalami kondisi ini, maka jangan langsung panik dan segeralah lakukan langkah penanganan yang tepat.

vulnus

Langkah-langkah penanganan vulnus laceratum

Laserasi bisa bermacam-macam bentuk dan ukurannya. Kulit yang robek dan terluka akan terasa sakit, berdarah, memar, atau membengkak. Vulnus laceratum yang terjadi di bagian kulit kepala bisa mengeluarkan banyak darah. Lalu, apa yang harus dilakukan? 

  • Segera cari bantuan layanan kesehatan atau temui dokter Anda.
  • Dokter akan memeriksa laserasi untuk menyesuaikan perawatan yang akan diberikan. Pemeriksaan mungkin akan dilakukan menggunakan X-ray, ultrasound, CT scan, atau MRI untuk melihat apakah ada benda asing atau tidak di luka Anda dan menunjukkan kerusakan pada jaringan yang lebih dalam. 
  • Anda mungkin diberi cairan kontras untuk membantu luka robek terlihat lebih baik saat diperiksa. 

Berikut langkah-langkah penangan vulnus laceratum.

  1. Memberikan tekanan pada luka untuk menghentikan perdarahan.
  2. Membersihkan luka untuk menghilangkan kotoran dan mengurangi kemungkinan infeksi. 
  3. Menutup luka dengan jahitan, staples, lem tisu, atau strip medis mungkin diperlukan jika luka memang dalam. 
  4. Pemberian obat untuk mengobati nyeri atau mencegah infeksi, termasuk suntikan tetanus jika luka berisiko tinggi mengalami infeksi tetanus. Biasanya, ini dilakukan pada luka yang mengandung kotoran atau air liur. 
  5. Pembedahan jika memang diperlukan. Umumnya, pada luka yang membutuhkan banyak pembersihan atau pengangkatan benda asing.

Cara merawat vulnus laceratum setelah diobati

Merujuk pada American College of Surgeon, beberapa cara merawat luka robek dengan baik dan benar adalah:

  1. Bersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir 15 – 30 detik atau gunakan hand sanitizer dengan alkohol 60%.
  2. Jika Anda sudah dibolehkan mandi, maka bersihkan vulnus laceratum dengan sabun dan air mengalir. Anda bisa menggunakan kain lembut atau kapas bersih untuk membersihkan sisa-sisa darah atau kerak luka.
  3. Jangan langsung dibawa mandi atau berendam jika vulnus laceratum masih basah.
  4. Jika luka mengeluarkan darah saat dibersihkan, segera balut luka dengan kain kasa dan kencangkan hingga lima menit.
  5. Anda dapat mengoleskan obat krim antibiotik atau petroleum jelly untuk mencegah infeksi, mempercepat kesembuhan luka, dan mengurangi bekas koreng.

Segeralah temui dokter Anda, jika Anda melakukan pengobatan di rumah atau setelah mendapatkan pengobatan dari dokter, Anda mengalami:

  • Demam atau kedinginan.
  • Luka robek berwarna merah, terasa hangat, atau bengkak.
  • Memiliki garis-garis merah pada kulit yang berasal dari luka robek Anda.
  • Memiliki drainase putih atau kuning dari luka dan berbau tidak sedap.
  • Sakit atau nyeri yang semakin parah, bahkan setelah perawatan.
  • Memiliki gejala-gejala lainnya yang mungkin terasa aneh dan membuat Anda khawatir tentang kondisi atau perawatan yang sedang dijalani.

Setelah Anda menerima pengobatan vulnus laceratum, Anda pun harus merawat dan menjaga kebersihan luka, agar luka cepat sembuh dan tidak semakin memburuk, serta mencegah luka dari seranga infeksi. Selalu ikuti instruksi dari dokter Anda untuk merawat luka robek setelah diobati dengan baik dan benar. 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>