Penghilang Bekas Luka: Tidak Perlu Resep Dokter

Ada berbagai jenis obat penghilang bekas luka yang dijual di pasaran, baik melalui toko maupun secara online. Obat penghilang bekas luka ditawarkan dalam kemasan krim, salep, atau gel, dan Anda tidak perlu memperolehnya dari resep dokter.

Meskipun demikian, jika Anda ingin mengetahui penyebab luka pada kulit, Anda sebaiknya bertanya kepada dokter. Hal tersebut dapat menentukan jenis obat penghilang bekas luka seperti apa yang perlu digunakan.

Jika luka yang ada pada kulit Anda tergolong ringan hingga sedang, maka Anda perlu menggunakan obat penghilang bekas luka dalam bentuk krim atau salep. Anda mungkin perlu menggunakan obat lain jika luka pada kulit Anda tergolong berat.

Harga Obat Penghilang Bekas Luka

Obat penghilang bekas luka dalam bentuk krim, salep, atau gel dijual di pasaran dengan harga berkisar antara Rp 20.000,00 hingga Rp 70.000,00. Obat-obat tersebut dapat digunakan jika Anda mengalami luka ringan atau sedang, yang disebabkan oleh tergores, terjatuh, atau luka bakar ringan.

Kandungan Obat Penghilang Bekas Luka

Jika Anda ingin membeli obat dalam kemasan krim, salep, atau gel, maka Anda perlu perhatikan kandungan yang ada pada obat-obat tersebut, karena penggunaan obat seperti ini sangat berpengaruh pada efektivitas penggunaannya. Anda jangan pernah mengoleskan krim pada bagian luka yang terbuka karena dapat menimbulkan infeksi pada kulit. Meskipun demikian, berikut adalah kandungan yang ada pada obat untuk menghilangkan bekas luka:

  • Kortikosteroid

Obat yang mengandung kortikosteroid dapat digunakan pada bekas luka yang tumbuh menjadi keloid. Keloid adalah jaringan parut yang muncul pada bekas luka, yang disebabkan oleh pertumbuhan kolagen secara berlebihan.

Obat kortikosteroid tidak dapat mengempiskan keloid secara menyeluruh, namun dapat memudarkan warnanya agar penampilan pada kulit tidak terlalu kentara. Sebagian orang merasa bahwa penggunaan obat ini tidak terlalu efektif. Oleh karena itu, mereka disarankan untuk melakukan injeksi kortikosteroid dari dokter kulit untuk memberikan efek yang baik pada kulit.

  • Silikon

Silikon adalah salah satu kandungan obat untuk mengatasi bekas luka dimana kandungan tersebut dapat memberikan hasil yang bagus pada kulit, sehingga Anda tidak perlu pergi ke dokter kulit. Krim tersebut dapat digunakan untuk menyamakan bekas jerawat dan bekas operasi, namun tidak efektif jika luka yang dialami telah berusia lebih dari 2 tahun.

  • Arbutin dan asam kojic

Arbutin dan asam kojic dapat memudarkan kulit akibat bekas luka. Salep yang mengandung kedua bahan tersebut juga dapat meratakan warna kulit yang mengalami pigmentasi berat, yang disebabkan oleh luka sebelumnya.

  • Teh hijau

Teh hijau adalah salah satu kandungan obat penghilang bekas luka yang mengandung antioksidan dimana kegunaannya dapat mencerahkan kulit. Tidak hanya itu, teh hijau juga mengandung epigallocatechin gallate (ECGC) untuk menghentikan produksi kolagen pada keloid.

Cara Lain Untuk Menghilang Bekas Luka

Itulah kandungan yang ada pada obat penghilang bekas luka yang dapat Anda coba. Selain menggunakan obat berbentuk krim, salep, atau gel, Anda juga dapat menghilangkan bekas luka dengan menggunakan plester berbahan silikon yang dapat dicuci untuk digunakan kembali. Anda hanya perlu menutupi bekas luka dengan plester silikon selama 12 jam setiap hari selama 3 bulan.

Cara lain yang dapat Anda lakukan, jika obat penghilang bekas luka tidak bekerja dengan baik, adalah berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan menerapkan prosedur yang meliputi sinar laser. Sinar laser dapat menghilangkan semua jenis bekas luka yang ada pada kulit.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>