Perlukah Mengetahui Tinggi Fundus Uteri Pada Kandungan?

Setiap kali pemeriksaan kehamilan, tentunya banyak sekali hal yang dilakukan. Mulai dari tekanan darah, berat badan, hingga pengecekan pada janin di dalam perut. Selain itu, biasanya dokter pun akan melakukan pengukuran tinggu fundus uteri atau posisi tertinggi pada rahim.

fundus uteri

Pentingkah mengetahui tinggi fundus pada saat kehamilan?

Pengukuran tinggi fundus umumnya dilakukan ketika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter. Pengukuran tinggi fundus uteri sangat penting karena bertujuan untuk mengetahui perkiraan ukuran tubuh bayi, kecepatan perkembangan janin, serta posisi janin di dalam rahim saat memasuki trimester kedua kehamilan.

Jika kehamilan Anda termasuk normal, maka ukuran tinggi fundus uteri tidak akan berbeda jauh dari usia kandungan. Misalnya saja, jika pada kehamilan usia 24 minggu, maka tinggi fundus yang normal berkisar antara 23-25 cm.

Akan tetapi, pengukuran tinggi fundus kurang akurat jika Anda memiliki obesitas atau kelebihan berat badan yang signifikan dan atau memiliki riwayat fibroid. Selain beberapa alasan di atas, pengukuran tinggi fundus uteri diharapkan dapat menunjukkan kondisi kandungan seperti:

  • Pertumbuhan janin yang lambat (adanya keterbatasan pertumbuhan)
  • Kehamilan ganda atau kembar
  • Bayi berkembang secara signifikan atau lebih besar dan di atas rata-rata
  • Cairan ketuban terlalu sedikit (oligohidramnion)
  • Terlalu banyak cairan ketuban (polihidramnion)

Namun perlu Anda ketahui, bahwa tinggi fundus yang tidak teratur tidak selalu menunjukkan masalah atau adanya komplikasi tertentu pada kehamilan Anda.

Beberapa faktor tinggi fundus yang lebih besar

Seperti kita ketahui bersama, tinggi fundus uteri bisa saja lebih tinggi atau lebih rendah dari ukuran normalnya. Nah berikut beberapa faktor atau alasan yang membuat ukuran tinggi fundus yang lebih besar:

  • Adanya fibroid uterus, yaitu pertumbuhan jaringan otot rahim yang bukan kanker
  • Otot perut yang kendor mungkin karena kehamilan sebelumnya
  • Cairan ketuban yang terlalu banyak
  • Bisa jadi Anda memililki kehamilan kembar atau lebih
  • Anda mencatat usia kandungan yang salah, atau berbeda dengan hitungan usia kandungan yang dokter berikan. Kondisi ini dapat dikonfirmasi melalui USG
  • Wanita yang kelebihan berat badan akan sulit untuk mendapatkan ukuran yang pasti/akurat
  • Janin berada pada posisi yang abnormal
  • Panggul jauh lebih sempit dari biasanya
  • Bayi menderita makrosomia yang disebabkan oleh diabetes gestasional
  • Faktor yang menyebabkan tinggi fundus uteri kecil
  • Otot perut berkembang dengan baik
  • Kesalahan pada pencatatan waktu kehamilan Anda
  • Cairan ketuban yang terlalu sedikit
  • Adanya pembatasan pertumbuhan intrauterine
  • Anda mungkin kekurangan berat badan
  • Kemungkinan bayi sudah berada di panggul Anda

Cara termudah untuk mengukur tinggi fundus adalah dengan mengukur tinggi fundus ibu hamil. Dimulai dari tulang kemaluan ke bagian atas rahim pada tiap trimesternya. Namun, ada cara lain yang lebih akurat, yaitu dengan melakukan USG transvaginal dan transabdominal. Cara ini terbilang lebih akurat daripada cara lainnya.

Selama USG berlangsung, perawat atau dokter akan melakukan berbagai pengukuran bayi secara otomatis pada mesin USG, untuk kemudian akan diketahui berapa berat bayi pada layer USg atau bisa dicetak.

Pengukuran tinggi fundal uteri merupakan cara untuk mengukur pertumbuhan dan perkembangan janin. Umumnya ini merupakan titik awal untuk melakukan berbagai pemeriksaan lanjutan. Jika ada suatu hal yang tidak normal dalam kandungan, maka dokter akan merekomendasikan beberapa cara atau tindakan tertentu untuk terus dapat memantau kehamilan Anda. Jadai sangat penting untuk tetap terus berkonsultasi dengan dokter Anda.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>