infeksi paru-paru tagged posts

Tes Mantoux, Tes Untuk Deteksi TBC

Tes mantoux dilakukan untuk mengetahui risiko seseorang terkena TBC.

Tes Mantoux, atau dikenal pula dengan sebutan tes kulit PPD adalah sebuah tes yang dilakukan dengan menyuntikkan zat PPD (Purified Protein Derivative) ke dalam kulit untuk mendeteksi apakah Anda memiliki tuberculosis (TBC) atau tidak. TBC merupakan sebuah infeksi yang serius, yang biasanya menyerang paru-paru dan disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini akan menyebar ke dalam tubuh seseorang ketika ia menghirup udara yang dikeluarkan oleh penderita positif TBC. Bakteri dapat tinggal di dalam tubuh dan tidak aktif selama bertahun-tahun. Ketika sistem kekebalan tubuh Anda mulai melemah, bakteri TBC ini dapat menjadi aktif dan menyebabkan beberapa gejala kesehatan seperti demam, turunnya berat badan, batuk, dan berkeringat pada malam hari. Artikel ini akan membahas apa itu tes Mantoux dan bagaimana prosedur tes ini dilakukan. 

Siapa saja yang membutuhkan tes kulit PPD?

TBC merupakan satu jenis penyakit yang sangat menular. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan TBC berada di posisi kedua (setelah HIV dan AIDS) sebagai pembunuh terbesar di dunia. Di Amerika Serikat sendiri, penyakit TBC sangat jarang ditemui karena orang-orang yang telah terinfeksi TBC tidak menunjukkan gejala apapun. Apabila Anda bekerja di bidang kesehatan, Anda perlu mendapatkan tes Mantoux secara rutin. Selain itu, tes Mantoux juga perlu dilakukan apabila Anda pernah berdekatan dengan orang yang menderita TBC, serta Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah akibat obat-obatan tertentu seperti steroid dan memiliki penyakit tertentu seperti kanker, HIV, dan AIDS.

Bagaimana tes kulit PPD dilakukan?

Tes Mantoux merupakan jenis tes yang mudah dan tidak memakan banyak waktu. Dokter atau perawat akan mengoleskan alkohol pada bagian dalam lengan bawah. Setelah itu, zat PPD dalam jumlah yang kecil akan disuntikkan di bawah lapisan atas kulit. Anda mungkin akan merasakan sedikit sengatan akibat prosedur ini. Benjolan atau bilur kecil dapat muncul, dan biasanya akan hilang setelah beberapa jaw. Setelah 2 hingga 3 kali, Anda perlu mengunjungi dokter kembali. Perawat atau dokter akan memeriksa bagian yang mendapatkan suntikan untuk melihat apakah ada reaksi terhadap PPD atau tidak. Risiko kulit yang memerah parah atau pembengkakan pada bagian lengan sangat kecil, terutama apabila Anda pernah mendapatkan tes kulit PPD dengan hasil yang positif dan Anda memerlukan tes ulang. 

Apabila area kulit yang mendapatkan suntikan PPD tidak bengkak atau hanya bengkak kecil setelah 48 hingga 72 jam, hasil tes yang Anda lakukan berarti negatif. Hasil negatif berarti Anda belum terinfeksi bakteri yang menyebabkan TBC. Jumlah pembengkakan dapat berbeda-beda antara anak, orang-orang yang menderita HIV, orang tua, dan mereka yang memiliki risiko tinggi. Sementara itu, reaksi kecil yang disebut indurasi pembengkakan keras pada daerah tes sebesar 5 hingga 9 mm merupakan hasil positif pada orang-orang yang menggunakan steroid, menderita HIV, telah menerima transplantasi organ tubuh, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, pernah melakukan kontak langsung dengan penderita TBC positif. Orang-orang yang berada pada grup risiko tinggi tersebut mungkin membutuhkan perawatan. Namun, perlu diketahui bahwa hasil tes Mantoux yang positif bukan berarti mereka memiliki TBC aktif. Tes lanjutan lain perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi diagnosa penyakit ini. Dokter akan melanjutkan tes Mantoux hasil positif dengan pemeriksaan sinar-X, pemindaian CT, tes sputum guna mencari TBC aktif di paru-paru.

Read more